Minggu, 26 September 2010

Orang Kaya dan Lazarus

Orang kaya dan Lazarus.
Renungan tgl 1 September 2010
 
Bacaan Lukas 16 : 19 -31
 
Kita pasti sudah pernah membaca atau mendengar kisah tentang Orang Kaya dan Lazarus ini. Kalau anda belum pernah sama sekali mendengar cerita yang indah ini sebaiknya saya sarankan anda untuk buka kembali dan baca bacaan diatas
Dalam cerita itu dikatakan bahwa  Orang kaya itu mati dan masuk ketempat sengsara di alam maut sementara Lazarus yang hidupnya miskin masuk kepangkuan Abraham.
Kisah ini diceritakan Yesus dan dianggap bukan suatu perumpamaan. Dokter Lukas menuliskan cerita ini dalam bukunya dengan tidak memasukkannya sebagai perumpamaan. Kisah ini mungkin pernah ada, dan salah satu alasan bahwa kisah ini adalah sebuah realita dimungkinkan dengan nama orang miskin disebut jelas dengan nama Lazarus. Dalam perumpamaan-perumpamaan yang lain Yesus tak pernah menyebutkan nama pelaku.
Bisa jadi,  kisah ini benar –benar nyata friends. Zamannya tidak dibeberkan Tuhan Yesus , tapi kalau sampai Tuhan Yesus mengatakan nama dengan jelas artinya memang kisah ini pernah ada dan terjadi. Jadi kita anggap ini kisah nyata friends okay ?
 
Sampai sekarang yang menjadi pertanyaan banyak orang, termasuk saya sendiri adalah :
 
MENGAPA ORANG KAYA ITU MASUK NERAKA ?
 
Apa salah dan dosa yang diperbuatnya ? bacalah sekali lagi atau ulangi beberapa kali, coba temukan dimanakah dosa si orang kaya itu. Ayat 19 hanya mengatakan bahwa orang kaya setiap hari bersukaria dalam kemewahan. Tetapi tidak ada data atau catatan mengenai dosa orang kaya tersebut. Tapi mengapa orang kaya itu masuk neraka ? Apakah Tuhan tidak adil ? Secara tidak langsung kita mungkin akan mengira-ngira bahwa orang kaya ini banyak dosa ( sekalipun Alkitab tidak menuliskan ). Jika kita berpikiran lebih sempit lagi, maka kita akan merasa bahwa jika jadi orang kaya maka tak akan bisa masuk surga.  Yesus pernah juga mengatakan bahwa lebih mudah seekor unta masuk lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Surga. Apakah Tuhan tidak ingin kita sebagai anak-anaknya hidup dengan kekakayaan ? Ini adalah pandangan yang salah. Beberapa orang menafsir bahwa kekayaan membuat kita jatuh dalam berbagai dosa akibatnya dengan mudah membawa kita ke neraka. Karena pandangan yang sempit ini maka muncullah aliran Selibat seperti kaum Qumran dan Eseni. Apakah penyangkalan diri kita harus seperti mereka ?
Justeru sebaliknya Tuhan Yesus merindukan anak-anakNya hidup bahagia dan berkelimpahan ( Yohanes 10 : 10 ) Dan Tuhan tak akan membiarkan anak-anaknya terus dalam kemiskinan atau keadaan tergeletak. Tetapi Ia akan menopang dan membangkitkan kembali. ( Mazmur 37 : 23 )
 
Kembali ke kisah ini, jadi apa kira-kira menyebabkan si orang kaya malang ini masuk ke neraka ? Kalau kita kembali telusuri dalam Lukas 16 ini pada ayat selanjutnya 20 dan 21 disitu kita bisa melihat dan merenungkan betapa kasihan dan sengsaranya si orang miskin itu. Pada ayat 20 tertulis bahwa orang miskin itu ( Lazarus ) tinggalnya dekat pintu rumah orang kaya. Disitu ia berbaring dan setiap hari meminta sedekah ataupun makanan dari si orang kaya tersebut. Coba saudara bayangkan saudara orang kaya dan setiap kali saudara melangkah keluar rumah selalu terhadang atau melihat si pengemis itu tertidur bahkan meminta dengan penuh belas kasihan dari anda.. Kira –kira apa reaksi saudara ?
Sebagai makhluk sosial, pasti kita akan memberikan sedekah, makanan atau apapun, dengan harapan bisa memberikan sedikit pertolongan bagi si pengemis. Minimal si pengemis bisa makan untuk hari itu. Bisa juga kita merasa kehadirannya membuat kita kurang nyaman, jadi pemberian kita bertujuan untuk membuat dia segera lalu dari hadapan kita. Sekarangpun di bus-bus seringkali banyak orang memberikan sedekah agar pengemis menjauh karena memang saat ini di Indonesia banyak pengemis merangkap preman.
Namun apa yang terjadi dengan orang kaya itu ?. Tak ada respon sedikitpun kepada manusia hina dihadapannya. Alkitab melanjutkan cerita, karena di cuekin oleh si kaya maka Lazarus mencoba menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja si kaya. Saya merenungkan ayat ini. Betapa beraninya Lazarus masuk kedalam rumah si kaya dan duduk di bawah meja. Apakah tidak diusir para bodyguard si kaya ? Rumah si kaya pasti besar jadi apakah si orang miskin ini bisa masuk sampai ke meja utama itu, apakah dia tidak ditendang keluar ?  Atau apakah karena saking sering Lazarus masuk jadi lama-lama di cuekin saja sama si kaya ?  Saya membayangkan kemungkinan lain yaitu bahwa karena si orang kaya ini memang sangat kaya maka ada meja-meja makan yang dibangun di depan rumah atau di teras, misalnya semacam gazebo atau pondokan. Jadi letaknya tidak terlalu jauh dengan tempat berbaring Lazarus. Nah si Lazarus makan remah-remah yang jatuh dari meja si kaya. Setelah merenungkan hal ini saya berpikir betapa tidak berbelas kasihannya si orang kaya itu. Setiap hari ( mungkin bertahun-tahun ) Lazarus hanya makan remah-remah dari meja si kaya itu. Kalau bisa dikatakan si kaya sudah tidak mempunyai hati nurani lagi.
 
Hati nurani menurut filsuf Mencius, adalah kelebihan manusia dari binatang dimana manusia memilki, rasa terharu, bisa membedakan benar atau salah, baik atau buruk ,belas kasihan, dan rasa malu serta sesal.  Belas kasihan adalah perasaan yang dimiliki oleh semua manusia. Jika manusia sudah tak ada belas kasihan lagi, maka bisa dikatakan manusia itu sudah tidak memiliki hati nurani.
Sebenarnya dalam hati dan akal budi setiap manusia sudah ada perjanjian yang Allah tuliskan itu. Itulah yang kita kenal dengan hati nurani. Meski pikiran manusia sudah terkontaminasi nilai dan pandangan duniawi, sebenarnya masih ada satu bagian di dalam manusia yang memperjuangkan kejujuran, kesetiaan, kebaikan, serta kemurnian, serta perasaan terharu dan berbelas kasihan  yaitu hati nurani.
Kita harus senantiasa mendengarkan dan menuruti suara hati kita itu, jangan sampai suaranya menjadi serak dan akhirnya lenyap karena terus menerus diabaikan. Sebab ketika kita mengikuti suaranya, kita sedang menjaga perjanjian dengan Allah kita. Allah akan menjadi Allah kita dan kita akan menjadi umat-Nya.
Orang kaya itu, suara hati nuraninya sudah padam dan perasaan mengasihi sesama manusia sudah hilang dalam dirinya. Hal inilah yang menyebabkan dia tidak masuk ke dalam Surga.
 
Hukum yang terutama adalah Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Dan hukum yang kedua yang sama dengan itu yaitu kasihilah sesamamu manusia sama seperti dirimu sendiri. Dalam kedua hukum ini tercantum seluruh  isi hukum taurat dan kitab para nabi ( Matius 22 : 37 – 40 )
 
Si kaya tidak melakukan perintah utama yaitu mengasihi sesama manusia
Inilah batu sandungan bagi si orang kaya sehingga ia harus menerima kenyataan bahwa dengan tidak memperhatikan si miskin yang tiap hari muncul dalam pekarangan rumahnya ia sudah menggali lubang neraka dalam hidupnya.
 
Sebenarnya dengan kekayaannya yang melimpah dan sedikit perhatian kepada hati nuraninya, ia bisa dengan mudah menolong Lazarus. Mengapa tidak dipanggil untuk jadi pembantu atau budaknya saja kalau setiap hari Lazarus hanya duduk mengotori beranda rumahnya ?  Sepanjang hidupnya Lazarus sangat menderita dan hanya tatapan sinis tanpa kepedulian yang dia dapati setiap hari manakala si orang kaya keluar membawa makanan untuk disantapnya bersama keluarganya di beranda tempat Lazarus mendekam. Alkitab berkata Lazarus hanya memakan remah-remah yang jatuh dari meja si Kaya. Sangat keterlaluan, hanya remah-remah, bukan sisa makanan atau sisa bungkusan, yang dituliskan adalah remah-remah, artinya tidak ada sedikitpun orang kaya berbaju ungu itu memberikan sepotong kecilpun atau menyisakan baginya. Jelas Lazarus dianggap tidak ada bahkan mungkin sudah disamakan dengan anjing, karena anjing tidak meminta dan hanya menunggu remah-remah yang jatuh, syukur-syukur kalau ada bongkahan makanan yang terlepas tanpa sengaja jatuh ke bawa meja.  Penyetaraan manusia dengan anjing ini bisa kita lihat dalam Matius pasal 15  tentang Perempuan Kanaan ( Siro Fenesia ) yang meminta belas kasihan Yesus untuk menyembuhkan anaknya. Dalam cerita itupun anjing hanya memakan atau menerima remah-remah roti yang jatuh dari meja.
Selanjutnya Bible mengatakan bahwa Anjing bahkan datang menjilat borok –dan luka Lazarus, betapa menyedihkan pemandangan ini. Kalau anda melihat kejadian ini setiap hari dihadapan matamu dan tidak ada perasaan kasihan atau belas kasihan maka hati nurani anda benar-benar sudah membatu. Itulah sikap si orang kaya yang tidak disebutkan namanya dalam Alkitab. Ia tidak mengasihi manusia didepan matanya dan itu dilakukan hampir setiap hari. Wow luar biasa.
 
Orang kaya itu akhirnya mati demikian juga dengan Lazarus, dan kita membaca ada 2 different ending story. Mereka berdua masuk ke sheol ( hades ). Lazarus berada dipangkuan Abraham ( suatu tempat yang menyenangkan di dunia orang mati ), sedangkan orang kaya itu menderita siksaan di dalam Sheol.  Dengan cerita ini Tuhan Yesus ingin menyingkapkan sedikit mengenai kehidupan setelah kematian. Artinya setelah kita mati maka itu bukan akhir dari hidup kita, tetapi hanya permulaan untuk masuk dalam kekekalan. Namun kekekalan ada 2 yaitu kebahagiaan kekal dan hukuman kekal. Manusia adalah makhluk kekal, karena memiliki roh yang kekal. Tubuh manusia akan mati kembali ke tanah, sedangkan roh manusia kembali ke penciptanya. Jadi sebenarnya ada 2 eleman manusia yaitu  from above is spirit, dan from below is body ( carnal ). Tubuh kembali ke bawah dan roh kembali ke atas. Nah kehidupan kita dibumi selama spirit menyatu dalam mortal body ini menentukan kekekalan untuk kita. selanjutnya. Apakah kita berhak ke kebahagiaan kekal atau hukuman kekal. Karena roh manusia telah mati sejak manusia jatuh dalam dosa di taman Eden , maka lewat Yesus roh kita kembali dilahirkan. Only through received Him ( Jesus ) our spiritual became reborn. Jesus spoke to Nicodemus  flesh give birth flesh, spirit give birth spirit . Semua orang yang menerima Yesus rohnya mengalami kelahiran baru , dan sejak itulah kehidupan kekal mulai dimulai.
Inilah hidup yang kekal , yaitu mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus ( Yohanes 17 : 3 )
 
Pada zaman Lazarus belum ada penebusan jadi setiap orang dihakimi menurut perbuatan mereka. Hal yang tidak disangka orang kaya itu yaitu unhappy ending yang bukan unhappy  lagi tetapi very very saddest ending story dan dimasukkan ke dalam Alkitab sebagai peringatan kepada kita..
 
Cerita mengenai Lazarus dan orang kaya ini sebenarnya merupakan peringatan Yesus bahwa untuk masuk surga maka hal–hal menyangkut belas kasihan atau mengasihi sesama manusia ini harus diperhatikan. Yesus juga  sudah menyampaikan suatu  kenyataan yang tidak menyenangkan buat orang –orang kaya. Bahwa lebih mudah seekor unta masuk lubang jarum daripada orang kaya masuk ke dalam surga. ( Markus 10 : 25 )Dilain pihak Yesus seperti cenderung pro orang miskin dengan berkata “Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah karena merekalah empunya kerajaan surga.”  ( Matius 5 : 3 ) Bukan berarti Yesus anti orang kaya, namun sebenarnya Yesus mau berkata bahwa dengan kekayaan kita atau berkat yang melimpah, kita harus berhati-hati karena kekayaan bisa menjadi jerat bagi kita jika kita tidak hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan.
 
Perhatikan explanation Yesus dalam perumpaan Matius 13  Yang ditabur ditengah semak berduri ialah orang yang mendengar Firman Tuhan, lalu kekuatiran dan tipu daya kekayaan menghimpit Firman itu sehingga tidak berbuah. ( ayat 22 )
Dalam Lukas 12 Yesus menasihati seorang kaya  Berjagalah-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung pada kekayaan itu  ( Lukas 12 : 15 ). Kemudian ia melanjutkan dengan perumpamaan “Orang kaya yang bodoh yang menimbun harta bagi jiwa nya sendiri”. Perumpamaan diakhiri pesan Yesus Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil daripadamu dan untuk apa kamu sediakan semua ini nanti ? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jika ia tidak kaya dihadapan Allah.”  ( Lukas 20 : 20 – 21 )
 
Dalam Lukas 21 : 34 memberi warning bahwa kekayaan adalah suatu jerat
Jagalah dirimu supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Kekayaan bisa menjadi jerat, dan inilah yang menjerat orang kaya tersebut karena hatinya mencintai kekayaan lebih dari mengasihi Tuhan.
Jika hatinya mengasihi Tuhan maka pasti dia akan mengasihi sesamanya. Pasti dia akan tergerak oleh belas kasihan dan memberi perhatian serta pertolongan bagi Lazarus si miskin. Inilah satu-satunya jerat membuat si orang kaya tidak bisa masuk dalam surga.
 
Ada begitu banyak orang, termasuk orang Kristen tujuan hidupnya adalah kekayaan sebagai penopang kehidupan dan tempat bergantung. Dengan tegas Tuhan Yesus sudah katakan bahwa hidup manusia tidaklah tergantung dari kekayaan itu. Bila Tuhan Yesus sudah menggariskan hal ini, maka mau tidak mau umat Tuhan harus mematuhinya karena pelanggaran terhadap kebenaran tersebut berarti kutuk. Bacalah Yeremia 17 : 5.
 
Menjadi kaya bukan dosa namun jika kekayaan itu menjadikan kita tamak dan berpusat kepada kekayaan itu dan bukan kepada Tuhan maka itu sudah menjadi jerat bagimu.
 
Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya tinggalkanlah niatmu ini ( Amsal 23 : 4 )

Sebab kita tidak membawa sesuatu ke dalam dunia dan kitaoun tidak membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian cukuplah Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh dalam pencobaan, ke dalam jerat, dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenengelamkan manusia, ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan adalah cinta uang. Sebab dengan memburu uang beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. ( I Timotius 6 : 7 - 10
 
Namun bukan berarti kita tidak boleh menjadi kaya. Ingat Tuhan tidak pernah membiarkan anak-anaknya miskin. Mazmur 23 adalah ayat mengenai kepenuhan didalam Kristus, termasuk kekayaan didalamnya. Pemazmur berkata : dahulu aku muda sekarang tua tapi tak pernah kulihat anak-anak Tuhan meminta –minta “( Mazmur 37 : 25 )
 
But once again Tuhan tidak menginginkan anak-anakNya terpikat dan terikat dengan kekayaan atau berkeinginan untuk jadi kaya, karena kekayaan seringkali bisa menjadi jerat.
Disamping itu Tuhan ingin kita mengasihi Dia, dengan jalan mengasihi sesama manusia.
Dengan berkat dan kekayaan kita Tuhan inginkan agar kita menjadi saluran berkat, bukan sekedar menjadi bak penampung. Lewat harta dan kekayaan, kita melayani Tuhan dan menolong sesama kita  . . . tetapi sebaliknya kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil yaitu untuk memperoleh berkat ( I Petrus 3 : 9 )
 
Pada penghakiman Tuhan berkata : kepada domba yang ada disebelah kananNya
Mari hai kamu yang diberkati oleh Bapaku terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan sebab  ketika Aku lapar engkau memberiKu makan, ketika Aku haus engkau memberiKu minum, ketika aku menjadi orang asing engkau memberi Aku tumpangan, ketika Aku sakit engkau menjengukKu, ketika Aku telanjang engkau memberiKu pakaian ketika Aku didalam penjara engkau mengunjungi Aku.
Engkau bertanya : tapi bagaimana kami tahu bahwa Engkau lapar, atau Engkau haus, atau Engkau orang asing atau Engkau telanjang, atau engkau sakit  dan Engkau ada di dalam penjara ?
Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini kamu telah melakukannya untuk Aku. ( Matius 25 : 34 – 40 )
 
Namun kepada kambing sebelah kirinya Raja itu berkata :
Enyahllah dari hadapanKu, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah disediakan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
sebab  ketika Aku lapar engkau tidak memberiKu makan, ketika Aku haus engkau tidak memberiKu minum, ketika aku menjadi orang asing engkau tidak memberi Aku tumpangan, ketika Aku sakit engkau tidak menjengukKu, ketika Aku telanjang engkau tidak  memberiKu pakaian ketika Aku didalam penjara engkau tidak mengunjungi Aku.
Lalu mereka bertanya  bertanya : tapi bagaimana kami tahu bahwa Engkau lapar, atau Engkau haus, atau Engkau orang asing atau Engkau telanjang, atau engkau sakit  dan Engkau ada di dalam penjara ?
Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini kamu telah melakukannya untuk Aku.
Orang-orang ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal tetapi orang benar dalam hidup yang kekal ( Matius 25 : 41 – 46 )

Salah satu hal  yang harus kita ingat adalah perintah utama dan terutama
 
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Dan hukum yang kedua yang sama dengan itu yaitu kasihilah sesamamu manusia sama seperti dirimu sendiri. Dalam kedua hukum ini tercantum seluruh  isi hukum taurat dan kitab para nabi ( Matius 22 : 37 – 40 )

JBU
 
 

Zac's Way

ZAC’S WAY ( Jalan Zakeus )
Inspiring by Ricky
Minggu 19 September 2010
 
Seorang pria yang cukup ganteng terburu-buru memasuki  bus. Nampaknya ia ingin segera mencari kalau-kalau ada tempat duduk, namun sayang kursi sudah penuh, terpaksa ia mengambil tempat duduk cadangan didepan didekat supir yaitu menghadap kearah penumpang. Jadi sekarang posisinya menghadap para penumpang. Kehadiran lelaki ganteng itu rupanya membuat beberapa wanita terutama para gadis menjadi tidak tenang. Pandangan mereka hampir  semua terfokus pada si ganteng dan agak macho ini. Biasanya kalau cewek-cewek naksir seorang pria, gayanya beda dengan lelaki yang naksir wanita. Kalau kaum Hawa biasanya agak malu-malu dan tidak kelihatan, sebaliknya kaum Adam biasa lebih agresif dan kadang agak berani. Rata-rata  pria jika terpesona, akan  memandang wanita dengan tatapan agak lama dan serius, bahkan ada beberapa yang memperlihatkan mimik agak genit. Sebaliknya para wanita lebih berhati-hati dan agak misterius dalam hal ini. Wanita jika melihat pria yang mempesona biasanya agak sedikit  hati-hati dan ada kesan  malu dilihat orang kalau dia sedang terpesona.  Tidak meolotot seperti pria melihat wanita. Emang begitu karena pria lebih memakai pikiran sementara wanita memakai perasaan jadi dalam cara tatapanpun hal itu berlaku.  Sebuah survey pernah membuktikan kalau kebutuhan pertama lelaki adalah sex, sementara wanita kelembutan dan kemesraan.
Kembali ke Bus dengan si ganteng macho tadi. Seorang cewek yang cukup cantik dan manis rupanya ikut terpesona dengan si pria 3 M ini ( 3 M matang, mapan, menarik kata iklan di TV ). Mungkin untuk pria ini tambah huruf M satu lagi deh Macho. Beberapa kali dia mencoba melirik si cowok. Seperti ciri wanita diatas  dia ini malu-malu kucing jadi sesekali dia mencoba melihat sang Arjuna.kebetulan si macho duduk didepan jadi dengan bebas cewek cantik ini bisa melihat wajah plus body handsome dari si mooi jongen ini. Kalau saja saat ini ada Choki Silooy, eh Sihotang, dan di bus diadakan acara Take Him Out mungkin semua lampu tetap menyala termasuk lampu mobil sekalian dengan dim nya. Beberapa wanita yang biasanya mengambil kesempatan untuk tidur dalam bus ( abis begadang sih ngetwitt dan face book  trus), maybe this time  will cancel it.
Sekonyong-konyong seorang satria bergitar naik ke dalam bus dan mulai konser. Pengamen ini memilih tempat berdiri pas didepan sang cewek cantik yang lagi asyiik melihat si pemuda ganteng itu. “Waduh menggangu aja si abang ini” ngedumel si cantik dalam hatinya. Menghalangi pandangan saja nih orang, gw lagi  enjoy capture kok datang jadi wallpaper, ih kesel banget”.Gimana caranya, sekarang sudah benar-benar tidak kelihatan. Kalau saja tehnologi sudah demikian canggih dan bisa copy paste hologram seseorang  atau print screen sudah kulakukan tadi dan langsung gw up load ( unggah seperti  bahasa face book, eh unggah atau unduh sih ik jadi  lupa ).
Tapi si satria bergitar yang meskipun bukan anggota ABRI ( Anak Buah Roma Irama ), tetap tidak berpindah, dan semakin in action dan menambah decibelnya dengan suara serak-serak becek sekalipun nada –nadanya sedikit minor menuju menor. Si cewek sudah terlanjur interest dengan si pemuda itu dan rasa-rasanya pengin berdiri saja, namun itu menyalahi kodrat kaum wanita yang malu-malu kucing tadi. Kalau Pria mungkin nggak pake malu-malu kucing ya ?  malu – malu apa kalo gitu ? malu-maluin kali ya hehehe
Bus mulai berjalan dan ternyata si pengamen tetap bertelor ditempat yang sama si wanita kecewa berat. Tiba –tiba seorang  ibu  berdiri disamping wanita cantik ini. Spontan ide cemerlang muncul. Wanita cantik ini mempersilahkan ibu yang berdiri ini untuk duduk menggantikan dia.. Nah sekarang dia puas melihat si pemuda ganteng tadi. Perjalan masih panjang dan mungkin dia akan kecewa dengan keputusan memberikan tempat duduk bagi si ibu, namun si wanita ternyata lebih bahagia karena bisa puas memandang wajah si pemuda.
 
Friends, ini hanya suatu ilustrasi dan kalau kejadiannya ada yah wajarlah karena case-case seperti gini banyak. Dan biasanya yang jadi celebrities dalam bus adalah kaum Hawa.
 
Yang menjadi titik tolak renungan kita pada kali ini adalah gaya dan sikap serta cara si wanita yang berusaha melihat si pemuda.. Dengan berani dan tidak peduli dengan lingkungan si wanita berdiri agar beranjak dari kenyamanan tempat duduknya untuk melihat si pemuda yang dikaguminya.
 
Kira-kira 2000 tahun lalu ada suatu kejadian yang mirip. Seorang pemungut cukai yang pada zaman itu merupakan orang-orang yang cukup dikenal dan juga adalah golongan orang kaya , memberanikan diri mendekati seorang tokoh yang sedang menghebohkan sekitar Judea dan Jerusalem .
Zakeus nama tax collector itu , begitu terobsesi dengan cerita mengenai tokoh Yesus. Kisah Zakeus ini hanya terdapat dalam injil Lukas yaitu pasal 19.
Saat itu beredar isu mengenai Yesus, seorang nabi Yahudi, yang menurut beberapa versi dia bukan saja nabi namun pembuat mujizat dan seorang penyembuh dengan gaya baru, serta pembawa ajaran yang sungguh berbeda dan sangat memikat banyak hati. Bahkan sudah tersiar kabar terutama dari para murid Yesus bahwa dia  ( Yesus ) adalah  Mesias atau Juruselamat yang akan datang itu. Zakeus sudah menerima warta itu dan dia memiliki kerinduan untuk mengenalnya. Dalam ilustrasi didalam bus tadi Yesus seumpamanya cowok cakep tadi, mengambil tempat ditengah-tengah bus, dan semua mata mengaguminya. Yesus ketika datang ketengah bumi ini melakukan perkara-perkara ajaib dan pengajaran baru yang penuh kasih,membuat banyak orang yang terpesona, dan banyak yang mengikuti Dia. Jadi seperti sang gadis menatap pemuda, Zakeus juga ingin sekali melihat Yesus.
Berhubung postur tubuhnya pendek. Mungkin semampai ( semeter tak sampai ), dia kesulitan ketika konsentrasi massa sedang pecah waktu Yesus masuk ke kotanya ( Jericho ). Waktu itu belum ada KKR, karena Yesus tidak pernah mengumumkan KKR, namun bisa jadi karena berita dari mulut ke mulut maka massa saat itu sudah berjibun. Kita bisa maklumi karena beberapa kali Alkitab mengatakan banyak orang bahkan berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam pelayananNya. Contoh paling gress ketika Yesus memberi makan 5000 lelaki belum termasuk wanita dan anak-anak. Jadi Zakheus sangat kesulitan untuk melihat apalgi berbicara dengan tokoh yang dikaguminya itu. Tetapi Alkitab menuliskan kepada kita bahwa  Zakheus segera berlari mendahului massa . Dan segera memanjat sepohon Ara. ( ayat 5 ).
 
Semua orang percaya seharusnya  memiliki kerinduan yang sangat untuk bertemu secara pribadi dengan Yesus. Saya sangat yakin kalau Zakeus berhasrat sekali untuk melihat Yesus.  Kalau tidak, maka dia tak perlu berlari mendahului massa yang banyak itu. Jika saudara punya hasrat kepada Allah yang hidup, larilah untuk segera bertemu denganNya.. Saat ini kita sering melihat banyak KKR atau ibadah raya, dan kita sering masuk dalam semutan atau lautan massa , namun semua itu tak ada artinya kalau saudara hanya bergabung dan hanya memandang Yesus., atau sekedar maju mendapatkan Altar Call, ditumpangin tangan atau didoakan saja, setelah itu saudara merasa beres dan pulang habis perkara.  Itu sama saja dengan saudara ada didalam lautan massa seperti zaman Zakeus. Bukan mengartikan KKR itu tidak baik namun saudara harus lebih dari KKR atau Altar Call, saudara harus menempuh jalan Zakeus ( Zac’ way saya istilahkan ). Apa itu jalan Zakeus ? bukan jalan bernama Zakeus, namun adalah cara dan sikap Zakeus ketika bertemu Yesus. Semua orang ( massa ) ingin mendekati Yesus namun hanya Zakeus yang hari itu mendapat perhatian dari Yesus. Cara atau jalan yang ditempuh Zakues berbeda dengan massa , namun justeru dialah yang dilirik oleh Tuhan Yesus.
Lihatlah Zakeus tidak joint dengan kumpulan manusia, Zakeus tidak ada dalam KKR, Zakeus mengambil jalan sendiri, dan cara sendiri. Zakeus bukan hanya hendak mencari dan menemukan Yesus namun dia rindu ditemukan oleh Yesus. Inilah yang membedakan cara Zakeus ( Zac’s way ) dengan metoda KKR atau massa . Zakeus ingin langsung bertemu dengan Yesus secara pribadi bukan secara corporate. Di KKR kita bisa menemukan Yesus, namun sebenarnya Yesus sangat rindu bertemu kita dalam kesendirian kita .
 
Kita lihat satu persatu langkah-langkah atau cara Zakeus menemukan dan ditemukan Yesus. Inilah Zac’s way itu.
 
Zakeus berlari. Apa artinya ? Seseorang yang sangat rindu bertemu Tuhan, akan berusaha dengan segera. Salah satunya adalah berlari meninggalkan massa ( dunia ). Dunia telah berdosa, jadi ketika seseorang ingin bertobat hal yang harus pertama dia lakukan adalah lari meninggalkan dosa. Inilah step pertama dari Zac’s way untuk saudara yang rindu bertemu Yesus.
Firman Tuhan berkata barang siapa trus berbuat dosa dia adalah hamba dosa ( Yohanes 8 : 34 ). Kita yang rindu dibebaskan dari dosa harus lari dulu dengan tindakan iman bahwa kita beetekad dan sudah lari meninggalkan dosa. Mungkin akan anda yang dengan sinis berkata apakah setelah bertobat kita sudah 100 % murni dan tidak berbuat dosa lagi ? buktinya masih banyak yang berdosa termasuk hamba-hamba Tuhan ? Memang kita masih bisa jatuh dalam dosa tetapi kita tidak akan tinggal dalam dosa. Bedakan antara jatuh dan tinggal. Beda sekali anda tak sengaja menginjak kotoran  dengan anda duduk bermain dan menikmati kotoran.
Prinsipnya adalah kita tidak tinggal dalam dosa, tetapi berlari meninggalkan dosa. ( bisa baca “benih ilahi “pada attach )
Jadi Zac’s way step satu adalah berlari meninggalkan dosa ( dunia ) menuju Allah. Kisah parable  anak hilang pada Lukas 15 bisa sebagai contoh. Si anak berkata Aku telah berdosa kepada Bapa dan kepada Sorga, aku harus segera kembali kepada Bapa..
 
Memanjat Pohon.
Step kedua adalah memanjat pohon. Kita tak perlu memanjat pohon Sikamor seperti Zakeus, namun seperti Zac, kita harus mendekat kepadaNya. Zac tahu bahwa dengan berdiri saja maka percuma saja dia telah berlari sejauh berapa kilometerpun, karena sebentar juga massa akan segera menutupi pandangannya karena tubuhnya yang mungkin sama dengan Ucok Baba. Itu. Memang Zakeus ini memiliki tubuh yang pendek, kita tak tahu persis berapa centimeter. Namun yang jelas di Ambon tidak ada anak yang namanya Zakeus, karena semua orang tua kuatir anaknya akan cebol juga seperti tokoh ini hehe. Gimana di tempat lain ? Seumur –umur saya belum menemukan teman atau mendengar ada orang bernama Zakeus. Apakah teman-teman pernah ?
Zakeus segera panjat pohon karena kalau tidak sebentar lagi dia akan tidak bisa melihat Yesus yang akan lewat sekilas didepannya. Salah satu alasan Zac naik pohon Sikamor juga bukan karena dia pendek, namun karena dia ingin lebih jelas melihat tokoh idolanya dan lebih lama memandang wajahNya. Dia mungkin berlari dan sudah mendahului massa , jadi ketika Yesus lewat Zac bisa beberapa saat melihat Yesus. Namun Zac tidak mau hanya sesaat melihat Yesus, Zac ingin lebih lama dan juga moga-moga bisa dilihat oleh tokoh idolanya itu.
Wanita yang tadi di Bus juga berdiri dan berharap sang cowok ganteng memperhatikan dirinya. Wanita cantik itu harus rela meninggalkan kursinya untuk bisa dilihat oleh pemuda ganteng.
Ada harga yang harus dibayar yaitu memanjat pohon. Harga ini tak seberapa besar dibandingkan penebusan yang telah Yesus lakukan di tas kayu salib untuk anda. Anda hanya memanjat pohon dalam hitungan beberapa menit, tidak begitu lama kok, itu tak ada apa-apanya dibanding proses penebusan Yesus yang menderita kesakitan sangat diatas kayu salib.
Pohon Sikamor adalah jenis pohon Beringin jadi Zacheus memanjat pohon ini mungkin dengan keadaan yang sangat kontras dengan perawakannya. Zakeus pendek namun tetap gigih menaiki pohon yang tergolong besar ini. Dan satu hal juga harus kita cermati bahwa sebagai seorang yang kaya, mungkin pakaiannya adalah jubah yang indah mahal dan berat. Jadi ada kesulitan tersendiri bagi Zakeus memanjat pohon Sikamor ini.
Namun karena kerinduan yang sangat  besar Zakeus bisa mencapai posisi dimana dia bisa dengan leluasa melihat sang Raja di atas segala Raja lewat.
Zakeus tidak mau melewatkan kesempatan paling berharga ( kairos ) ini. Dia merendahkan diri dan rela meskipun akan menanggung malu dan cemohaan. Iya dong,  masakan  seorang konglomerat menaiki pohon beringin pake baju ala pesta lagi.
Usaha gigih Zakues ini membuahkan hasil karena rupanya iring-iringan massa hari itu puncaknya bukan kesembuhan, puncaknya bukan altar call, tetapi puncaknya adalah Yesus memanggil seseorang yang berdosa untuk turun menemuiNya. Inilah yang dicari  oleh Yesus dalam misinya selama di dunia “Anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
 
Kita tahu bahwa Kekristenan adalah hubungan, jadi Yesus sangat ingin bertemu dengan anda secara pribadi daripada kelompok.  KKR dan ibadah memang bagus namun dalam KKR dan ibadah jika anda tidak bertemu secara pribadi dengan Yesus, maka anda akan sama dengan massa yang hanya mengikuti Yesus namun tidak ditegur oleh Yesus. Anda datang ke KKR jangan untuk masalah anda, atau karena penyakit anda, namun datanglah ke KKR atau ibadah dengan kerinduan seperti Zac, yang hanya ingin melihat dan berjumpa dengan Yesus SECARA PRIBADI.
Dalam Yohanes pasal 6 Yesus mengkritik massa yang hanya datang untuk hal-hal jasmani. Yesus ingin kita datang secara pribadi karena Dia juga ingin menjadi sahabat kita secara pribadi.
Zakeus yang berdosa tahu benar bahwa dirinya akan terhilang jika tidak menemukan Sang Juruselamat. Sikap ini seharusnya ada dalam diri kita sebelum kita bertobat dan menerima Yesus. Zakeus.  
Namun bagaimana caranya manusia akan mencapai Tuhan ? Sesuatu yang mustahil, yang tidak akan pernah bisa dilakukan oleh manusia di planit ini adalah mencapai Tuhan. Hal ini hanya bisa terjadi jika Allah yang mendekat kepada kita.
Allah sudah datang dalam diri  Yesus ke bumi ini 2000 tahun lalu, untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Dia sudah menyelesaikan masalah dosa diatas kayu salib.  Anugrah yang besar sudah bisa didapatkan kepada siapa yang menerima Dia.  Marilah mengikuti cara Zakeus untuk datang kepada Yesus.
 
Yesus mengenali anda siapapun anda, dari suku manapun anda dilahirkan. Zakeus tidak menyangka kalau Yesus mengenali dia, dan langsung menyebut namanya.  Ketika mengetahui Yesus mengenal dia Zakeus turun dengan sukacita. Andapun dikenal oleh Yesus, dan yakinlah bahwa ketika anda mengambil jalan Zakeus, Yesus akan segera memanggil nama Anda, dan bukan itu saya Yesus mengajakmu menjadi sahabatNya.
 
Jalan Zakeus ( Zac’s Way ), bukanlah standart operasional Prosedur ( SOP ) untuk bertobat, anda tidak musti berlari secara fisik, dan pesan tiket ke Israel, going to Jericho,  mencari pohon Sikamor memanjatnya dan menunggu Yesus lewat.  Yang saya maksudkan disini adalah sikap dan cara Zakeus bisa kita teladani untuk bertobat dan mengundang Yesus masuk ke dalam hidup kita, menjadi sahabat setia kita, bersedia masuk dalam rumah kita  ( hidup kita )bahkan makan bersama kita.
 
Menjadi Kristen bukan sekedar percaya saja, tapi lebih dari pada itu, anda harus menjalin hubungan pribadi dengan Allah. Dan hal itu akan menjadi sangat istimewa bagi anda jika anda menemukan dan ditemukan Allah secara pribadi.
 
Seperti Yesus ingin masuk ke rumah Zakeus, Dia pun sangat rindu masuk dalam rumah ( hidup ) mu
 
Mendekatlah kepada Allah maka Ia akan mendekat kepadamu
( Yakobus 4 : 8 )
 
Happy always, and JBU

Surga bukan di Telapak Kaki Ibu

SORGA DITELAPAK KAKI IBU
Jakarta 21 September 2010
 
Setujukah anda dengan statement ini ?
Beberapa orang percaya ( Kristen )malah menganggap pernyataan ini benar dan menurut mereka  seharusnya kita bisa menggangapnya suatu patokan atau bahkan mengikutinya.
 
Apakah anda setuju statement ini ? 
apakah memang betul surga ada ditelapak kaki Ibu ?
 
Saya adalah salah seorang yang kurang setuju dengan  statement itu. Bukan berarti statement itu tidak baik, namun statement itu tidak benar. Sesuatu yang baik belum tentu benar. Ada orang yang sangat baik tetapi belum tentu benar.
Statement di atas itu  baik dan intinya bahwa kita harus menghormati orang tua atau ibu namun penekanan bahwa hal itu menentukan masuk surga adalah kesalahan paling besar dan membuat pemahaman kita akan keselamatan menjadi rancu.
Beberapa dari kita berkata itu hanya kiasan namun kiasannya tidak jelas mengena, jika mengacu kepada syarat masuk surga.
Mengapa hanya telapak kaki ibu, mengapa  tidak bapak juga ?  Jika ibunya seorang pendosa apakah tetap harus melewati kaki ibunya ?  Bagaimana kalau sejak lahir, ibunya sudah tidak ada atau menolak dan membuang dia ?
 
Pernyataan ini berasal bukan dari ajaran Kristus dan lebih kepada ajaran dunia ( agama ), jadi kita yang sudah menerima Kristus seharusnya tidak usah berpaling kepada ajaran lain atau sesuatu yang tidak memiliki kebenaran. Alkitab juga mengajarkan kita untuk menghormati orang tua, bahkan hormat pada orang yang lebih senior atau tua ( I Timotius 5 : 1 ). Dalam konteksnya jika kita menghormati orang tua maka Alkitab menegaskan bahwa umur panjang akan menjadi milik kita. “Hormatilah ayah dan ibumu supaya panjang umurmu di negeri yang kuberikan kepadamu ( Keluaran 20: 6 )
Tetapi menghormati orang tua bukan syarat utama untuk masuk Surga, hanya merupakan ajaran moral yang dituangkan dalam hukum taurat.. Ibumu dan ayahmu bukan jalan ke surga, karena ayah dan ibumu, nenekmu, kakek buyutmu nenek moyangmu semuanya berdosa dan bukan juruselamat.
Bisa kita simpulkan bahwa menghormati ayah ibu hanya memperpanjang umur dibumi, tapi bukan untuk akses ke surga.
 
 
Satu-satunya jalan ke surga hanya lewat Yesus. There is no way to heaven, only in Jesus. Pernyataan Yesus dalam Yohanes 14 : 6 Akulah jalan dan kebenaran dan hidup tidak ada seorangpun yang bisa datang kepada Bapa kecuali melalui Aku merupakan penegasan yang tidak bisa ditolak. Tidak ada satu pembawa ajaran agama yang berani berkata demikian. Perkataan Yesus ini benar karena memang Yesus berasal dari Surga.  
Lalu Ia berkata kepada mereka “Kamu berasal dari bawah Aku dari atas, kamu dari dunia ini , Aku bukan dari dunia ini. ( Yohanes 8 : 23 )
 
Kita yang percaya kepada Yesus sebenarnya adalah orang-orang yang sangat beruntung dan berbahagia karena kita diselamatkan bukan karena perbuatan baik kita atau amal ibdah kita tetapi hanya karena anugrah Allah.
Sebab oleh kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman itu bukan hasil usahamu tetapi pemberian Allah
(Efesus 2 : 8 )
 
“Kita semua adalah manusia celaka “( Cepat Lambat Masuk Neraka ), kata Paulus ,
Siapakah yang sanggup menyelamatkan aku dari tubuh berdosa ini. Syukur kepada Allah, melalui Yesus Kristus Tuhan kita.  ( Roma 7 : 24 -25 )
 
Yesus menebus kita, sekarang kita diperdamaikan dengan Allah dan menjadi ahli waris kerajaan Surga.
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat  ( Filipi 3 : 20 )

Jadi jelas untuk masuk Surga adalah suatu anugrah bukan suatu perbuatan. Surga adalah pemberian Allah bagi kita. Kita tak layak masuk Surga. Perbuatan baik kita, kesalehan kita, amal ibdah kita, tak akan pernah bisa mencapai standart kesucian Allah.
 
Jika berpatokan pada telapak kaki maka konsep keselamatan akan kembali ke taurat, yakni berusaha menggapai Allah dengan mengupayakan sebisa-bisanya agar kita berkenan kepada Allah. Jika ini yang dijadikan patokan maka tidak ada seorangpun bisa mencapai surga.
Sebab tidak seorangpun yang dibenarkan oleh Allah karena melakukan hukum taurat, karena justeru oleh hukum tauratlah orang mengenal dosa ( Roma 3 : 20 )

Sekalipun kebaikan, dan kesalehanmu sebesar satu container raksasa, namun ketika menghadap Allah nanti masih ada satu keranjang kecil kotoran dosa di tanganmu, atau sebongkah kotoran dosa dalam sakumu  tetap anda tak bisa masuk surga.
 
Yesus sudah menebus semua dosa-dosa kita.  Sebab kamu tahu bahwa kamu telah ditebusdari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu, itu bukan dengan barag yang fana, bukan pula dengan meas dan perak melainkan  dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. ( I Petrus 1   : 18 – 19 )

Kita sudah lunas terbayar  : Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar, karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu ( I Korintus 6 : 20 )
 
Karena itu kita yang menerima Dia sudah mendapat jaminan Surga : Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita kedalam kerajaan AnakNya yang terkasih ( Kolose 1 : 13 )
 
Saudara- saudaraku, jangan sia-siakan karya penebusan Yesus ini, tetap tinggal dan percaya jangan, lepaskan imanmu, untuk apapun juga.

 
Surga adalah berhubungan dengan tangan bukan kaki. Ketika Yesus mati di atas kayu salib ia membuka tangan kasihNya menerima kita. Dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat maka kita selamat.
Sebab jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati maka engkau akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan ( Roma 10 : 9 -10 )
Yesus dengan tangan terbuka dan penuh kasih menerimamu pada saat engkau datang menerima Dia dan mengaku bahwa Dia sebagai Tuhan. Ketika engkau mengatakan demikian, Surga sudah menjadi milikmu dan namamu dicatat di Surga. Engkau menjadi warga kerajaan Surga.
 
Jalan ke surga hanya lewat satu pintu. There is only one door,  one access to heaven is only in Jesus.  Yesus berkata Akulah pintu siapa saja yang masuk melalui Aku, ia akan diselamatkan . . . ( Yohanes 10 : 9 )
 
Dan keselamatan tidak didalam siapapun selain didalam Dia. Sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kamu diselamatkan ( Kisah Para Rasul 4 : 12 )
 
Kita yang sudah diselamatkan,  bahkan sudah disediakan tempat bagi  oleh Yesus di surga..
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. (Yohanes 14:2)

Sekarang sudah jelas bagi kita  bahwa Sorga adalah tangan Allah yang penuh kasih terbuka menerima semua orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.
 
Surga bukan di telapak kaki manusia tetapi tangan Allah.  
 
Jesus bless you

Sabtu, 25 September 2010

Build an Ark

Bangun Bahtera
Jumat 23 September 2010
 
On this morning I had received  mail from my brother Davy.  Sebuah email yang sungguh –sunguh berharga sekaligus memberikan inpirasi pribadi dan  himbauan atau ajakan agar kita bersegera melakukan apa yang merupakan kerinduan Tuhan.
Thanks Bro Davy
 
Build An
 Ark Head For The Open Water
Save Your Sons And Your Daughters
Build An
 Ark
 
Build An
 Ark When The Storm Is Ended
You'll Know The World Has Been Mended
Build An
 Ark
  
Build ark atau bangunlah Bahtera
 
Bangun lah bahtera adalah ajakan Tuhan untuk semua anak-anakNya.
Ini adalah saat-saat terakhir friends dan ketika mendengar kata-kata ini saya merasa tertantang untuk segera membangun bahtera.
 
Bahtera adalah keluargamu, bahtera adalah komunitasmu.Bahtera adalah suatu mezbah atau komunitas dimana engkau adalah imamnya
Bahtera Nuh memang besar  tetapi hanya di isi oleh 8 orang artinya dalam ruang lingkup kecil dan anda adalah imamnya
Jika anda adalah seorang suami atau kepala keluarga maka tugas utama anda diakhir zaman ini adalah membuat bahtera.
 
Apa itu bahtera ?  bahtera adalah kapal atau sesuatu benda besar yang diciptakan agar  bisa mengapung. Zaman dulu belum ada kapal karena menurut penelitian waktu itu belum ada lautan sebelum sekarang.  Alkitab berkata bahwa pada zaman Peleg barulah bumi terbagi dan itu adalah zaman setelah zaman nuh atau sesudah banjir besar akibat hukuman Allah atas bumi ini. Jadi waktu itu Nuh sebenarnya membuat sesuatu yang aneh dan bisa dikatakan orang pada masa itu sebagai orang yang tak waras. Sungguh aneh masak ada manusia yang membuat bahtera di atas gunung, emang mau kemana tuh kapal raksasa ? Mau diangkat ke sungai pakai apa ?
 
Dulu menurut para ahli baru ada sungai, karena laut belum ada, nanti setelah sesuatu peristiwa ( gempa atau sesuatu dorongan maha dahsyat ) maka laut muncul. Hal ini membuktikan Alkitab adalah benar, karena alkitab mengatakan bahwa tingkap-tingkap di udara  ( langit ) dan dibawah terbuka. Hal mana menyebabkan suatu terjangan air yang luar biasa dari atas maupun bawah. Dulu atmosfir bumi belum seperti sekarang karena belum ada hujan. Ini juga sesuai dengan kata Alkitab. Setelah peristiiwa penghukuman tersebut barulah atmosfir dan lapisan udara berubah seperti sekarang. Ketika itu muncul pelangi yang kita tahu bahwa pelangi ini terjadi akibat membiasnya uap air pada cahaya matahari. Para ahli memperkirakan bahwa air yang ada diatas bumi yang dikatakan oleh Alkitab adalah-benar-benar air dan bukan air kiasan Air ini dalam bentuk jenuh  atau supra jenuh. 
 
Namun itulah hal yang membuat iman Nuh diperhitungkan oleh Allah. Dalam keadaan dosa yang begitu besar dan cemohaan dari orang –orang sekitarnya ,Nuh tetap setia membuat Bahtera.
 
Firman Tuhan juga berkata bahwa “ kedatangan anak manusia pada akhir zaman akan sama seperti zaman Nuh
Sama seperti zaman Nuh demikianlah pula kedatangan anak manusia. Mereka makan dan minum ,kawin dan dikawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua. ( Lukas 17 :  27 )
 
Dunia semakin jahat, seperti zaman Nuh, banyak yang akan menertawakan engkau atau bahkan mencemoohkan engkau karena engkau memilih bertobat, banyak yang akan bingung dengan keputusanmu untuk melayani Tuhan atau aktif dalam persekutuan, tetapi jangan mundur dan merasa aneh teruskan membuat bahtera.
Mungkin ada orang yang membuatmu tawar hati dengan mengatakan sikapmu yang belum sempurna dan masih sama saja dengan orang berdosa, percuma saya kamu bertobat karena masih sama saja seperti dulu,  atau bahkan  mengintimidasimu dengan masa lalumu yang bergelimang dosa, jangan bimbang  tetap jalankan misi yang Allah inginkan “keep build your Ark”
 
Build your ark  ( membangun  bahtera)  adalah membangun  kehidupanmu. Dengan membangun hidupmu di dalam Tuhan ( Kolose 2 : 6 – 7 ) maka engkau bisa membawa anggota keluargamu kedalam bahteramu
Jadi bangunlah terlebih dulumu sebagai Imam yang Rajani sehingga bahteramu akan siap mengapung dalam dunia yang bergelora ini.
 
Bahtera didisain secara khusus agar seminimal mungkin tidak bisa berhubungan dengan dunia yang sedang dilanda badai ini.  Perhatikan bahwa bahtera berbeda dengan kapal-kapal modern yang memiliki banyak jendela atau anjungan untuk melihat dunia atau menikmati nikmatnya dunia. Bahtera berbeda karena hanya memiliki tingkap kecil diatas dan sangat sulit atau bahkan tak akan pernah bisa melihat keadaan. Itulah sebabnya Nuh perlu mengetest apakah bumi sudah kering dengan mengirimkan beberapa burung.  Artinya bahtera hanya meminta kita melihat dan memandang kepada tingkap di atas atau hanya mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan.  Tuhan hanya ingin kita menyerahkan segala sesuatu persoalan dan kekuatiran dengan memandang ke atas dimana Allah kita yang lebih besar dari segala-galanya. Jangan kuatir terhadapa apapun tetapi lihatlah ke tingkap bahteramu disanalah sumber pertolonganmu.

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga ,tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. ( Filipi 4 : 6 )
 
Dalam perjalanan selama bumi dilanda air bah Nuh sepertrinya bete hanya memandang ke 7 manusia terdekatnya dan suara-suara hewan yang bermacam-macam itu. Selama setahun Nuh mungkin boring hanya memberi makan hewan dan bercanda atau main play station dengan anak-anaknya ( maksudnya play station zaman itu terserah apa kek hehehehe ). Sementara di luar air bah merajalela, bahtera mungkin berguncang kesana –kemari dipermainkan gelombang dahsyat, dan cuaca yang sangat buruk, namun Nuh tetap di dalam Bahtera dan sesekali memandang ke tingkap.  Nuh pasti normal tidak pengin iseng keluar bahtera, lagipula imposible karena Tangan Tuhan telah menutup pintu bahtera.
 
Inilah gambaran kehidupan kita dalam Kristus, setelah ditebus menjadi milik Kristus hidup kita dimasukkan dan disembunyikan dalam bahtera
Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah ( Kolose 3 : 3 )
Anda setelah ditebus harus segera keluar dari dunia. Umat Israel setelah makan paskah harus segera mengikat pinggang dan bergegas meninggalkan mesir. Mesir adalah lambang dunia. Setelah anda bersatu dengan tubuh dan darah Kristus anda harus keluar dari dunia.  Anda harus segera berada  didalam bahtera. Memang dalam bahtera anda akan boring dan sepertinya anda dibawa kepada suatu kehidupan baru yang tidak sama.dengan yang dunia berikan berupa kenikmatan dan kesenangan walaupun dilapisi dosa. Namun itulah jalan yang harus anda tapaki, dan itulah artinya memilkul salib. Setelah anda menerima Yesus, Dia inginkan anda menjadi miliknya yang akan dibentuk menjadi ciptaan baru yang terus menerus akan diperbaharui, karena itu anda harus masuk dalam Bahtera Tuhan. Anda harus meninggalkan dunia yang akan binasa ini jangan lagi jatuh cinta kepada dunia dengan segala keinginannya
 
I YOHANES 2 : 15-17
Jangan lah mengasihi dunia dengan apa yang ada didalamnya , jika seseorang mengasihi dunia maka kasih Bapa tidak ada di dalam Dia sebab semua yang ada dalam dunia,yaitu keinginan daging,dan keinginan mata serta keangkuhan hidup,bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya,tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya
 
Tetapi satu hal yang perlu anda ketahui adalah anda aman dan tidak mengalami badai atau terjangan air bah yang akan membawa kebinasaan. Anda hanya akan mengalami  sedikit goncangan dan membuat anda kuatir seperti Nuh dan keluarganya namun goncangan itu tak akan sampai membinasakan anda. . . . Anda ada dalam lindungan Allah.
 
Masih banyak anggota keluargamu yang belum masuk dalam bahtera, tugas anda adalah mengumpulkan mereka dan membawa mereka ke dalam bahtera.. Jangan biarkan anggota keluargamu hanya menontonmu membuat bahtera, panggil dan bawa mereka ke dalam bahtera., bahkan turut membuat bahtera seperti Nuh dan anak-anaknya.
 
Firman Tuhan berkata “ Percaya ke pada Tuhan Yesus Kritus maka engkau akan Selamat, engkau dan seisi rumahmu ( Kisah Para Rasul 16 : 31 )

JBU ALL